Friday, March 30, 2012

Palbot dan Indon

Rabu, 28 Maret 2012.
Di suatu halte, dua orang berdiri berdampingan di suatu halte angkot di Nürnberg, Jerman. Yang satu, kepalanya botak dengan pakaian penuh simbol Neo Nazi. Satu orang yang lain adalah seorang asing di negeri Jerman yang merantau dari negara kepulauan bernama Indonesia.
Menunggu...
...kapankah angkot itu tiba?
Keduanya terdiam.
Si PalBot (kepala botak) dengan pakaian NeoNazi tampak damai dan tidak agresif.
Si Indon (orang Indonesia) juga terdiam menanti kedatangan angkutan umum.
Ternyata Palbot kalau lagi sendirian tidak berbahaya. Begitu "harmless". Manusia sebagai seorang makhluk individu berbeda dengan sebagai makhluk sosial. Kalau Palbot tersebut berada dalam rombongan, bisa saja dia provokatif dan agresif  terhadap seorang asing di tanah Jerman. Apalagi kalau sudah dalam pengaruh alkohol. Tapi kali ini, Palbot tersebut sendirian.
Sabtu ini, 31 Maret 2012 di Aufsessplatzt jam 14:30 siang.
Kemungkinan kedua orang tersebut berada pada grup yang berbeda dalam suatu demo.
Yang satu membawa propaganda fasisme tentang suatu Übermensch.
Yang satu membawa propaganda humanisme tentang dunia yang warna-warni seperti bunga dan pelangi.
Keduanya mungkin bertempur membela kubu yang berbeda.
Angkot pun tiba. Keduanya menaiki angkot tersebut.
Nürnberg, 30 Maret 2012.
iscab.saptocondro

Saturday, March 24, 2012

Aroma tubuh yang ramah

Setiap pagi dari hari Senin s.d. Jumat, aku berangkat kerja naik angkot dari Nürnberg via Erlangen ke Herzogenaurach. Angkot yang kunaiki adalah kereta, trem, dan bus. Ada banyak pilihan dalam perjalanan dari Nürnberg ke Erlangen. Dari Erlangen ke Herzogenaurach, hanya ada bus. Tidak cocok denganku yang menggemari kendaraan yang melaju di atas rel.

Ada bus nomor 200 yang mengantarku di stasiun bus Erlangen pada jam 6.46, 7.20, atau 8.10 pagi. Kalau aku gagal mendapat bus ini, aku harus naik bus 201 yang datang dua kali per jam. Bus nomor 200 ini adalah bus cepat yang melewati tiga kantor pusat perusahaan internasional: Adidas, Puma, dan Schaeffler di Herzogenaurach. Bus nomor 201 tidak melewati kantor Puma, tetapi melewati kantor pusat Siemens, di Erlangen.

Yang kusukai dari bus 200 adalah suasana internasionalnya. Dalam bus ini, bahasa yang terdengar di kupingku adalah Inggris (British, American, Singlish), Jerman, Cina, Perancis, Spanyol, dll. Selain itu, para mahasiswi yang kerja praktek di Adidas juga tampil menarik. Bus yang jam 8.10 pagi pasti akan penuh.

Baik bus 200 maupun bus 201 akan melewati suatu perempatan yang dekat dengan pemukiman padat penduduk (dense residence area). Aku bilang padat karena di sini gedung apartemennya terdiri dari 12 hingga 20 lantai, dengan tiap lantai terdiri dari banyak kamar. Gedung-gedung tersebut juga berbentuk seragam pada suatu kompleks. Di tempat itulah apartemen murah Erlangen.

Sebelum sampai halte bus di perempatan tersebut, aku harus menghirup napas dalam-dalam untuk menikmati udara segar tersisa. Sebetulnya sebelum naik bus, aku menikmati udara segar dengan teknik pernapasan kundalini yoga. Kok, harus bernapas seperti itu?

Alasannya adalah rombongan konsultan SAP yang bekerja di Adidas dan Puma bakal naik bus dari halte tersebut. Konsultan SAP memiliki aroma tubuh yang tidak ramah. Aroma yang terlalu menonjol dan tidak rendah hati. Sangat tidak ramah buatku. Aroma ini sulit didefinisikan dengan kata-kata. Aroma ini simbol keangkuhan keringat bawang bombai dan kari ketiak. Berhubung aku menghindari rasisme, maka asal negara para konsultan SAP tersebut tidak kusebutkan di posting ini. hehehe.

Aku belajar dari anjingku untuk membedakan bau. Jangan tanya bagaimana anjingku mengajariku ilmu ini. Dari aroma tubuh para konsultan SAP, aku tahu mereka masak apa kemarin:

  • nasi tanduri
  • kari ayam
  • bakwan/falafel/perkedel atau hal lain yang mirip

Bekerja sebagai konsultan SAP itu bisa membuat orang lupa mandi akibat rangkaian tenggat (deadline). Selain itu, para konsultan SAP ini terbiasa hidup hemat di negeri orang. Hidup hemat berarti masak di rumah dan apartemennya pasti murah. Masak di rumah tiap hari dengan minyak goreng dengan ventilasi dapur buruk bisa membuat bau minyak goreng menempel di baju. Minyak goreng adalah pelarut yang baik untuk aroma dari bawang bombai, kari, okra, ketumbar, lengkuas, dll.

Masalah terjadi ketika kita tidak memisahkan pakaian:

  • untuk kerja
  • untuk masak
  • untuk santai di rumah
  • untuk bergaul di rumah

Lalu pakaian yang dipakai masak makanan A hari ini dipakai lagi untuk masak makanan B hari kemudian. Efeknya adalah pakaian tersebut akan berbau campur aduk antara dua jenis masakan berbeda.

Kemudian pakaian tersebut dipakai juga untuk keluar rumah dan tercampur keringat kita. Ketika kita tidak memperhatikan masalah higienis tubuh (mandi, deodoran, dll), aroma pada pakaian akan makin campur aduk. Hasilnya adalah aroma tubuh yang anti sosial. Aroma pribadi yang tidak menghormati sesama atau manusia di sekitarnya.

Oleh karena itu, aku selalu menjaga aroma tubuh supaya tetap ramah.

  1. Aku memisahkan pakaian untuk masak, kerja, tidur, gaul
  2. Aku memakai deodoran
  3. Aku memisahkan parfum dan tidak mencampur-aduk pakaian-parfum
  4. Aku mandi terjadwal.
  5. Kalau lagi jarang mandi ketika musim dingin, aku menggunakan pakaian tebal dan jaket untuk menutupi aroma tubuh mencolok. Tapi aku selalu memakai deodoran jadinya aromaku tidak angkuh.
  6. Aku jarang menggoreng. Kalau menggoreng, berikan waktu selang satu atau dua hari untuk menetralisasi aroma rumah. Hal ini juga membuat aroma masakan tak menempel pada pakaian dalam rumah.
  7. Aku selalu menyikat gigi dengan pasta gigi. Siapa tahu aroma yang sombong dikeluarkan bukan hanya dari keringat melainkan dari napas. Jadi buatlah hawa mulut kita juga ramah.

 

 

Nürnberg, 24 Maret 2012

iscab.saptocondro

 

Sunday, March 18, 2012

Embedded World Nürnberg 2 minggu lalu

Dua minggu lalu, aku sempat datang ke embedded world 2012 di Nürnberg Messe. "El Padrino" di tempat kerjaku memberiku tiket."El Jefe" juga bilang bahwa Beliau juga datang ke sana. Tapi aku tak bertemu dengannya. Tiket tersebut didapatkan dari Lauterbach karena grup di tempat kerjaku menggunakan produknya, yaitu Trace32 untuk men-debug program dalam ECU (electronic controller unit/Steuergerät/unit kendali elektronik).

Nürnberg Messe adalah tempat pameran di Nürnberg. Lokasinya di selatan kota ini. embedded world adalah kegiatan tahunan yang diadakan oleh Nürnberg Messe dalam menampilkan sistem benam. Pada pameran ini, terdapat banyak perusahaan yang bergiat di bidang embedded system (en, de, id).

Ini pertama kalinya aku pergi ke Nürnberg Messe. Biasanya aku pergi Cebit atau Hannover Messe, di Hannover, untuk pameran teknologi. Messe di Nürnberg lebih kecil daripada di Hannover. Tapi menurut Nürnberg Messe, jumlah stan bertambah tiap tahunnya sejak 2009.

Banyak hal yang menarik dari kunjunganku ke embedded world:

  1. Kebangkitan IPv6
    Pada tahun 2015, diperkirakan akan banyak perangkat mikro seperti sensor cerdas, pengendali cerdas, meteran cerdas, rumah cerdas, telpon genggam smartphone, dll yang saling terhubung menggunakan jaringan TCP/IP. Jumlahnya diprediksi sekitar 15 milyar perangkat. Satu rumah bisa saja menggunakan lampu, AC, kompor, kulkas, meteran listrik, dll yang masing-masing memiliki embedded system yang terhubung ke internet atau jaringan lokal TCP/IP. Kebutuhan akan alamat IP ini yang membuat IPv6 lebih menarik bila dibandingkan IPv4
  2. Embedded Cloud
    Beberapa perangkat seperti smart grid, smart sensor, dan smart meter biasanya ditaruh di tempat jauh. Para perangkat ini diperkirakan akan terhubung ke "cloud". Banyak sistem benam lain yang akan terhubung ke awan ini. Jadi bakal banyak embedded system yang selain dijual dengan kata "cerdas" (smart/intelligent) akan dijual dengan kata "cloud-ready". Kata "Plug-and-Play" tidak terlalu menarik lagi.
  3. Windows Embedded
    Microsoft dikatakan sebagai pemain baru dalam bidang embedded system/sistem benam di pameran ini. Di sini Microsoft memperkenalkan Windows Embedded Standard 8 (Intelligent Devices). Microsoft ingin masuk ke pasar smart grid dan smart metering.
    Apakah Microsoft pemain baru?
    Sebelumnya Microsoft juga memiliki Windows Embedded Standard 7 (Connected Devices). Di tempat kerja, aku juga memakai osiloskop Tektronix yang memiliki sistem operasi Windows. Perangkat genggamku juga menggunakan Windows Mobile. Jadi Microsoft tidak tiba-tiba saja masuk ke bisnis embedded tetapi ada proses persiapan sebelumnya.
  4. Tempat Makan
    Tempat makan di pameran alias kantin penuh dengan info lowongan kerja. Papan di sana ditempeli dengan info tersebut. Selain itu, head hunter dari berbagai perusahaan outsourcing atau engineering service berkeliaran di sana. Selain mencari makan, pengunjung juga bisa mencari kerja begitu juga head hunter mencari tenaga kerja.
  5. Model-Driven System Engineering
    Sekarang merancang sistem dan mengolah perangkat lunak bisa dilakukan hanya dengan menggunakan model. Software pada ECU kendaraan bermotor tidak perlu diprogram dengan bahasa tingkat rendah seperti assembly language tetapi bisa dengan bermain model pada MATLAB Simulink. Bahasa tingkat tinggi seperti C/C++ dan VHDL bisa digantikan dengan diagram blok pada MATLAB Simulink dalam merancang sistem benam. Beberapa perusahaan bersaing di bidang ini dengan bermacam perangkat keras dan lunak: National Instrument, Lauterbach, ETAS, Mathwork, dSPACE, dll.
  6. Alat pembuat PCB mini
    Alat pembuat PCB hanya setinggi 1 hingga 1,5 meter, dengan panjang dan lebar masing-masing setengah meter. PCB yang dihasilkan bisa beberapa layer dan bisa memiliki through-hole. Universitas mungkin cocok untuk membeli alat seperti ini. Untuk produksi massal, alat ini tidak cocok. Tahun lalu, ada penelitian tentang alat portabel untuk fabrikasi IC yang bisa membebaskan kita dari kebutuhan akan kamar bersih (clean room). Sayang sekali alat seperti ini tak kulihat di pameran ini. Semoga tahun depan, ada alat mini dan portabel untuk fabrikasi IC.
  7. Satelit Mini
    Pada pameran ini, aku menggenggam satelit inderaja (penginderaan jarak jauh) yang ukurannya sebesar batu bata. Satelit ini akan dilontarkan dengan jumlah massal di luar angkasa. Satelit dilengkapi dengan kamera dan sensor lainnya sesuai kebutuhan. Selain itu, satelit ini bisa berkomunikasi dengan satelit lainnya. Kecerdasan buatan digabung dengan kemampuan komunikasi, kedengarannya seperti swarm robotic.
    Sebetulnya tahun lalu, aku pernah membaca tentang satelit berukuran mikro. Ukurannya tidak lebih dari 4x4 cm persegi. Berbagai ukuran satelit dapat dilihat di sini.

Semoga tahun depan, aku bisa pergi ke acara seperti ini lagi.

 

Nürnberg, 18 Maret 2012

iscab.saptocondro

 

 

Saturday, March 3, 2012

Durchzug Dilemma

Di Jerman, aku sudah menuntaskan ilmu sastra listrik. Dalam ilmu sastra ini, satu hal yang menarik adalah mempelajari cara mengambil keputusan. Karena ilmu sastraku berhubungan dengan otomasi, ilmu-ilmuku yang berhubungan dengan pengambilan keputusan (decision making) adalah

  • Optimal Control (wiki)
    Mengendalikan secara optimal, artinya kita mengendalikan suatu proses atau sistem supaya menghasilkan keluaran yang sesuai keinginan kita dengan segenap keterbatasan yang ada. Dalam mengambil keputusan, manusia sering dihadapkan dengan keterbatasan sumber daya, misalnya waktu. 
  • Finite State Machine (FSM)
    FSM memodelkan suatu sistem dalam "state" (keadaan) dan transisi. Suatu transisi akan mengubah suatu keadaan ke keadaan lain. Jika kita membuat keputusan, keadaan sebelumnya akan berubah menjadi keadaan baru. Misalnya ada dua keadaan, yaitu jendela tertutup dan jendela terbuka. Transisinya ada dua, yaitu membuka jendela atau menutup jendela. 
  • Petri Net (wiki)
    Petri Net mirip FSM. Silahkan klik wikinya untuk pemula.
  • Neuroscience (wiki
    Neuroscience adalah ilmu yang berhubungan dengan neuron atau sel syaraf. Keputusan manusia berhubungan dengan otaknya dan otak terdiri dari jutaan neuron beserta sambungannya. Thesis masterku berhubungan dengan neuroscience, juga blogku. 

Setelah memperoleh kerja di Jerman. Di tempat kerja, FSM kugunakan untuk mengotomasi 20 jenis tes dan puluhan hal yang dites. Aku mengetes software yang terdapat dalam unit kontrol elektronik mobil (ECU/Steuergerät). Softwarenya juga didesain dengan melibatkan FSM.

Kembali ke topik, yaitu Durchzug Dilemma. Dilemma itu artinya dua lemma yang saling berkontradiksi. Hal ini terjadi karena ada dua kemungkinan tapi kita harus memilih salah satu (wiki). Di kantor, biasanya kita mendapatkan dua pekerjaan yang tidak mungkin dikerjakan bersamaan. Satu pekerjaan dikerjakan terlebih dahulu kemudian pekerjaan berikutnya. Namun adanya tenggat/deadline, membuat kita harus mengoptimalkan waktu. Di sinilah ilmu time-optimal control dipakai. Sebetulnya dalam dunia kerjaku, yang kudapatkan bukan dilemma melainkan polylemma, jumlah lemma lebih dari dua.

Masalah lebih rumit kalau pekerjaan yang satu diminta oleh bos A dan pekerjaan yang lain diminta oleh bos B. Kalau pekerjaan A dikerjakan, kita akan mengecewakan bos B. Begitu juga sebaliknya. Ini disebut God and Mamon Dilemma. Dilemma ini berasal dari Injil Matius 6:24 "Tak seorangpun dapat mengabdi pada dua tuan". Tapi problem multi-tasking ini akan selalu dihadapi manusia sepanjang hidupnya, makanya di kampusku di Bandung dulu, dikenal pepatah "OSPEK itu sepanjang hayat". Dalam orientasi studi, dilemma mamon ini pasti ada.

Kembali lagi ke topik. Durchzug berasal dari bahasa Jerman yang artinya ventilasi. Ventilasi adalah proses memindahkan udara ke suatu ruangan supaya ruangan tersebut memperoleh kualitas udara yang lebih baik. Ilmu optimal control, termodinamika dan fluida bisa dipakai di sini. Dalam kuliah Mekatronik di Bremen, aku sempat belajar mengenai kontrol optimal pada ventilasi paksa, supaya ruangan tidak panas walaupun di dalam ruangan ada mesin yang menghasilkan kalor.

Durchzug Dilemma terjadi ketika satu pihak di kantorku merasa kepanasan atau pengap dan menginginkan jendela dibuka. Sedangkan ada pihak lain yang merasa kalau jendela dibuka akan kedinginan atau terkena angin. Di sinilah ilmu pengambilan keputusan dipakai. Tidak mungkin jendela terbuka sekaligus tertutup. Jendela bukanlah kucing dalam kotak Schrodinger (wiki). Sifat terbuka dan tertutup pada jendela tidak cocok dimodelkan dengan Prinsip Ketidakpastian Heisenberg. Mungkin ilmu kompleksitas bisa dipakai untuk memodelkan hal yang sederhana ini: sebaiknya jendela dibuka atau ditutup? Berapa lama dibuka? Berapa lama ditutup?

Pesanku hanya satu:

Lupakan semua tulisan ini! Karena memang tidak ada maknanya.

Nürnberg, 2 Maret 2012

iscab.saptocondro

P.S. Dendang Dilemma adalah lagu yang dinyanyikan oleh Nelly dan Kelly Rowland.

 

Thursday, February 16, 2012

Reaksi eksoterm

Reaksi eksoterm adalah suatu reaksi yang mengeluarkan energi, biasanya kalor. Menurut wikipedia, eksotermik berarti suatu transformasi melepaskan energi ke lingkungan.

Pada beberapa perjalanan ke kota-kota di Jerman, ketika musim salju, aku mengamati suatu contoh reaksi eksoterm. Tahi anjing yang dijatuhkan di atas salju, Plup!, bisa melelehkan salju. Dari pengamatan ini, aku menyadari bahwa tahi anjing bersifat eksoterm. Ada reaksi kimia pada tahi yang melepaskan kalor ke salju.

Pada tahi terdapat banyak bakteri yang terlibat dalam reaksi kimia yang mengubah suatu senyawa organik pada tahi menjadi senyawa anorganik, atau menjadi senyawa organik yang lebih kecil. Biasanya reaksi ini melepaskan energi.

Tahi juga menghasilkan gas metana. Gas ini merupakan gas rumah kaca. Gas ini bisa menahan kalor berada di sekitar tahi. Jadi salju di sekitar tahi meleleh cepat sedangkan yang jauh dari tahi anjing tersebut tidak meleleh.

Bagaimana bau gas metana tersebut? Mungkin Anda bisa mencoba mencium tahi anjing di atas salju tersebut. Dekati hidung Anda ke tahi anjing tersebut lalu hiruplah udara di sekitar tahi itu. Silahkan beri laporannya padaku, kalau sudah sukses menemukan aroma metana di antara aroma-aroma lain yang terkandung di sana.

Wednesday, January 25, 2012

Ironi

Ada dua hal ironi dalam hidupku di Bayern.

Pertama, sebagai penganut ideologi kiri payun yang mencintai lingkungan hidup, aku menentang penggunaan mobil pribadi dan memilih angkutan umum. Akan tetapi, aku bekerja di litbang komponen mobil pribadi. Tempat kerjaku secara geografis mendukung pemakaian kendaraan pribadi. Tapi aku naik angkot tiap hari (bus, kereta listrik, kereta bawah tanah, dll). Mungkin suatu hari, aku bakal sekolah mengemudi dan dapat SIM Jerman, lalu beli mobil pribadi murah yang setara satu bulan gajiku.

Kedua, aku kuliah teknik otomasi di Uni Bremen (Automation Engineering atau Automatissierungstechnik). Akan tetapi, aku tak percaya dengan kendaraan yang otomatis. Beberapa mobil pribadi punya sistem otomasi, sehingga bisa parkir paralel tanpa manusia. Padahal parkir paralel termasuk bagian ujian mengemudi. Aku lebih memilih manusia mengemudi mobil dan memarkir paralel sendiri tanpa bantuan mesin.

Di Nürnberg, aku merasa tidak nyaman dengan kereta bawah tanah U2 dan U3 yang berjalan tanpa masinis atau sopir. Rasanya canggung, kalau duduk di depan dan melihat kereta melaju melewati terowongan tanpa sopir. Aku tidak percaya bahwa kita bisa menyerahkan keselamatan publik kepada mesin, walaupun dia memiliki artificial intelligence. Ironisnya, sebagai engineer, aku mendesain sistem otomasi dan artificial intelligence.

Sabtu lalu, aku naik U2 bersama kawan-kawan. Karena kereta ini otomatis tanpa pengawas dan tanpa sopir, aku masuk tetapi pintu mau menutup. Untung sensornya bagus dan ada prosedur "exception handle" yang membuatku tidak terjepit pintu. Aku bisa masuk kereta ini. Akan tetapi, ada satu orang penumpang yang mengikutiku yang terpisah dari teman-temannya. Dia masuk bersamaku tetapi kawan-kawannya gagal masuk kereta U2 ini karena pintu telah tertutup secara otomatis. Penumpang ini panik. Aku ingin membantu tetapi aku juga bersama kawan-kawanku yang ada janji. Ini salah satu contoh kenapa aku tidak suka otomasi.

Dulu di Uni Bremen, institusi tempatku bikin thesis, yaitu Institute of Automation (IAT), tidak memiliki pintu otomatis. Berbeda dengan institusi lainnya. Kata orang IAT, "we hate automation". Ironi juga. Ternyata pendidikan otomasi di Bremen, terbawa ke Bayern. Walaupun mendesain sistem otomasi, aku tetap tak percaya dengan otomatisasi.

Mungkin aku lebih baik mendengar lagu "Ironic" dari Alanis Morissette aja. Siapa tahu aku bisa mendalami makna ironi dalam hidupku.

 

Nürnberg, 25 Januari 2012

iscab.saptocondro

 

Sunday, January 22, 2012

Gostenhof: GoHo & Gostanbul

November 2011, Aku mendapat Wohnung (apartemen) di daerah Gostenhof, di Nürnberg. Gostenhof terbentang dari Plärrer hingga Maximilianstraße. Kalau aku ingin berangkat kerja, aku harus mengambil angkot di salah satu dari kedua halte tersebut. Gostenhof sering disebut dengan "Gostanbul" atau "GoHo".

Gostanbul adalah sebutan Gostenhof karena banyaknya orang Turki dan keturunannya di daerah ini. Sering disebut juga sebagai "Klein-Kreuzberg". Kreuzberg adalah wilayah ghetto di Berlin yang sepertiga penduduknya berasal dari Turki.

Di wilayah ini juga terdapat Wohnung murah untuk keluarga miskin yang dikelola oleh WBG. Karena banyak orang Turki berasal dari kelas sosial bawah lalu pengangguran serta keluarga miskin sudah pasti berasal di kelas yang sama, Gostanbul adalah Bronx di Nürnberg.

Gostenhof sering juga disebut sebagai GoHo. Sebutan GoHo untuk menyandingkan Gostenhof dengan SoHo di Lower Manhanttan, New York, USA dan SoHo di Westminster, London, UK. SoHo di Manhanttan terkenal sebagai tempat nongkrong seniman dan teater (wiki: en & de). SoHo di Westminster terkenal sebagai tempat kehidupan malam (wiki: en & de). GoHo dan kedua Soho memiliki kemiripan. Ketiganya adalah tempat multikultural, seniman berkumpul, kafe, bar, restoran, teater, dll. Ada poster yang bertulis "GoHo is bunt" yang artinya GoHo itu warna-warni. Toko dan butik di kedua SoHo juga penuh ragam warna. OK, red light district (tempat prostitusi) juga ada di ketiga tempat tersebut. Di ujung Gostenhof, ada Plärrer. Di situ ada red light district di balik tembok kota lama (Altstadt) di gerbang terdekat.

Gostenhof juga terkenal sebagai wilayah kiri di Nürnberg. Ada tulisan "Gostenhof bleibt links!", yang artinya "Gostenhof tetap kiri!". Kiri di sini maksudnya adalah kiri secara politik. Partai sosialis seperti SPD dan die Linke, serta Partai Hijau (Grünen) biasanya menambang suara dari wilayah ini dalam pemilu. Orang miskin dan kelas sosial bawah di Eropa memang cenderung memilih partai kiri. Seniman juga cenderung memilih partai kiri.

Entah berapa lama, aku akan tinggal di wohnung ini. Aku menanti musim panas di Nürnberg untuk menikmati kafe dan Biergarten di wilayah Gostenhof ini. Banyak restoran segala bangsa dan warung kebab  yang belum kucoba di daerah ini.

 

Nürnberg, 22 Januari 2012,

iscab.saptocondro

***

Untuk wilayah lain di Nürnberg, silahkan lihat di sini.

***

Untuk tahu seperti apa Gostanbul, bisa dengar lagu Gostanbul 429.  Videonya bisa dilihat di siniGostanbul 429 berarti Gostenhof di daerah berkode pos 90429, yaitu kode pos rumahku di Denisstraße.

Untuk tahu, seperti apa orang-orang yang tinggal di Gostanbul 429 dan juga bentuk gedungnya, bisa lihat video ini.